Mitos Dan Bencana Ombak Bono Di Semenanjung Kampar Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Riau

  • Ismi Nur Mawahdah Ihsani Fakultas Psikologi Universitas Abdurrab
  • Nurul Hidayati Ramadhan Fakultas Psikologi Universitas Abdurrab
  • Ira Kusumawati Fakultas Psikologi Universitas Abdurrab
  • Nurul Aiyuda Fakultas Psikologi Universitas Abdurrab

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti mitos dan bencana Ombak Bono, melalui studi kuantitatif yang mengkaji pengaruh mitos dan bencana yang menimbulkan keresahan masyarakat semenanjung Kampar, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau terhadap persepsi risiko Ombak Bono. Menurut versi mitos kepercayaan masyarakat, Ombak Bono digambarkan sebagai tujuh hantu yang berupa ombak tujuh lapis, sedangkan menurut kajian ilmiah, Ombak Bono diakibatkan benturan tiga arus air yang berasal dari Selat Malaka, Laut Cina Selatan dan Aliran Sungai Kampar. Subjek penelitian ialah masyarakat Riau dengan sampel 100 orang. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan penyebaran skala persepsi risiko menurut versi mitos dan kajian ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat dapat berpikir heuristik dan sistematis karena tidak terdapat interkorelasi antara skenario 1 dan skenario 2 dengan sumber persepsi risiko (p>0,05). Sementara itu, ada perbedaan persepsi risiko ditinjau dari pemberian skenario 1 (mitos, mean: 23,8) dan skenario 2 (kajian ilmiah, mean: 41,2) dengan signifikansi p < 0.05 (F=390.687).

References

Aiyuda, N., & Koentjoro. (2017). Hubungan antara Persepsi Risiko dan Kepercayaan Masyarakat Terdampak terhadap Otoritas dalam Upaya Mitigasi Dampak Kabut Asap Riau. Gadjah Mada Journal Of Psychology, 101-112.

Always, B. (2016). Konstruksi Sosial Masyarakat Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau Atas Realitas Bono. JOM Fisip, 3(2), 1-16.

Bronfman, N. C., Cisternas, P. C., López-Vázquez, E., & Cifuentes, L. A. (2016). Trust and risk perception of natural hazards: Implications for risk preparedness in Chile. Natural Hazards, 81(1), 307–327. Retrieved from http://doi.org/10.1007/s11069-015-2080-4.

Chaiken, S., & Ledgerwood, A. (2012). A theory of heuristic and systematic information processing. In P. A. M. V. Lange, A. W. Kruglanski, & E. T. Higgins (Eds.), Handbook of theories of social psychology-volume 2 (pp. 246– 265). Los Angeles: SAGE Publications Ltd.

Kasperson, R. E., Renn, O., Slovic, P., Brown, H. S., Emel, J., Goble, R., & Ratick, S. (2000). The social amplification of risk: A conceptual framework. In R. E. Lofstedt (Ed.), The perception of risk (pp. 232–245). UK and USA: Taylor & Francis.

Lin, S., & Shaw, Æ. D. (2008). Why are flood and landslide victims less willing to take mitigation measures than the public?. Nat Hazards, 44, 305–314. doi: 10.1007/s11069-007-9136-z.

Maulida, Y., Dessy., & Mubarak. (2016). Potensi Gelombang Bono Untuk Pengembangan Ekowisata Bahari. Jurnal Festiva, 1(2), 1-64.

Martin, I. M., Bender, H., & Raish, C. (2007). What motivates individuals to protect themselves from risks: The case of wildland fires. Risk Analysis, 27(4), 887–900. doi: 10.1111/j.1539-6924.2007.00930.x.

Mustofa, I. (2015). Analisis Deskriptif Fenomena Gelombang Pasang Bono di Muara Sungai Kampar Riau. Bogor Agricultural, 1-25.

Pascale, D. F., Bernardo, M., Muto, F., Ruffolo, A., & Dattilo, V. (2016). Geoethics, Neogeography and Risk Perception: Myth, Natural and Human Factors in Aechaic and Postmodern Society. Earthquakes and Their Impact on Society, 665-691.

Rahmawan, G.A., Wisha, U.J., Husrin, S., & Ilham. (2016). Analisis Batimetri dan Pasang Surut Di Muara Sungai Kampar : Pembangkit Penjalaran Gelombang Pasang Surut Undular Bore (Bono). Geomatika, 22(2), 57-64.

Rangkuti, S. (2016). Mengenal ombak Bono : Mitos diantara tujuh hantu lama dan
1.000 hantu baru. https://travel.kompas.com. Retrieved. Org. 15-05-2018.

Renn, O. (2008). Risk governance: Coping with uncertainty in a complex world. UK & USA: Earthscan.

Renn, O., & Rohrmann, B. (Eds.). (2000). Cross-Cultural risk perception: A survey of empirical studies. Stuttgart and Melbourne: Springer-Science+Business Media, B.V.

Rianto, S., & Santri. (2017). Kendala dan Upaya Pengembangan Objek Wisata Bono di Sungai Kampar Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Riau. Jurnal Spasial, 72-81.

Rowe, J., & Wright, G. (2001). Differences in Expert and Lay Judgments of Risk: Myth or Reality?. Society for Risk Analysis, 21(2), 341-356.

Suhir, M., & Suyadi, I. R. (2014). Pengaruh Persepsi Risiko Kemudahan dan Manfaat Terhadap Keputusan Pembelian Secara Online. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 8(1), 1-10.

Slovic, P., Fischhoff, B., & Lichtenstein, S. (2000). Facts and Fears : Understanding Perceived Risk. In R. E. Lofstedt, The Perception Of Risk (pp. 137-153). New York: Taylor & Francis.

Slovic, P., Flynn, J., Mertz, C. K., Poumadere, M., & Mays, C. (2000). Nuclear Power and The Public : A Comparative Study Of Risk Perception in France and The United States. In O. Renn, & R. B, Cross-Cultural Risk Perception, A Survey Of Empirical Studies (pp. 55-102). UK and USA: Springer Science Business Media, B.V.

Steg, L., & Sievers, I. (2000). Cultural Theory and Individual Perceptions of Environmental Risks. Environment and Behavior, 32(2), 250-269. Doi: 10.1177/00139160021972513.

Wahyuningtyas, Y.F., & Widiastuti, D.A. (2015). Analisis Pengaruh Persepsi Risiko Kemudahan dan Manfaat Terhadap Keputusan Pembelian Secara Online. Jurnal Kajian Bisni, 23(2), 112-120.

Yuliatiyanto, B. (2009). Fenomena Gelombang Pasang Bono Di Muara Sungai Kampar.
Dinamika Teknik Sipil. 9(1), 19-26.

Yohana, N. (2016). Konstruksi Sosial Masyarakat Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau Atas Realitas Bono. JOM FISIP, 3(2), 1-16.
Published
2018-08-09
How to Cite
IHSANI, Ismi Nur Mawahdah et al. Mitos Dan Bencana Ombak Bono Di Semenanjung Kampar Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Riau. Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Peranan Psikologi Bencana Dalam Mengurangi Risiko Bencana, [S.l.], p. 112-121, aug. 2018. Available at: <http://www.new-ejournal.unbi.ac.id/index.php/semnaspsikologibencana/article/view/69>. Date accessed: 11 july 2020.