Resiliensi Pada Korban Perusakan Gereja Di Surabaya Utara

  • Feranika Diah Palupi Universitas Surabaya

Abstract

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara demokrasi yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 membebaskan masyarakatnya untuk memeluk agama yang diyakini dan diakui oleh negara, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu. Untuk menunjang kegiatan beribadah maka mereka dapat mendirikan bangunan untuk beribadah. Namun hal-hal diatas menjadi potret suram oleh karena peristiwa-peristiwa yang sangat mengerikan, menyedihkan, dan memilukan yakni adanya salah satu peristiwa perusakan, penghancuran, penjarahan, dan pembakaran gereja di Jawa Timur khususnya di Surabaya Utara. Penelitian ini menggunakan kajian literatur mengenai resiliensi dan wawancara pada korban perusakan gereja.

References

Kurniawan, Y. (2015). Terapi kelompok pada pendukung untuk meningkatkan resiliensi pada orang tua pasien thalassemia . PPT tesis.

megapolitan.compas.com

sejarah-kelam-Indonesia.blogspot.com
Published
2018-08-09
How to Cite
PALUPI, Feranika Diah. Resiliensi Pada Korban Perusakan Gereja Di Surabaya Utara. Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Peranan Psikologi Bencana Dalam Mengurangi Risiko Bencana, [S.l.], p. 200-203, aug. 2018. Available at: <http://www.new-ejournal.unbi.ac.id/index.php/semnaspsikologibencana/article/view/78>. Date accessed: 07 july 2020.